Rizal Tantang Kandidat Capres Berdebat 33 Kali
(23 Aug 2008, 207 x , Komentar)
Berharap Dukungan PDIP dan Golkar
MAKASSAR -- Kandidat calon presiden (Capres) Rizal Mallarangeng mulai buka rahasia. Dia sangat percaya diri maju di Pilpres 2009 dengan mengandalkan dua partai besar, yakni PDIP Perjuangan dan Partai Golkar. Dia sangat berharap kedua partai besar itu akan mendukung dirinya.Kepada wartawan di Rumah Makan Bahari, Makassar, Jumat 22 Agustus, saudara kandung juru bicara Presiden SBY Andi Alifian Mallarangeng itu mengatakan dirinya belum bisa bicara banyak soal partai. Namun, dia mengaku sudah mengantongi beberapa partai.
"Kalau saya ditanya, mau maju lewat partai apa, saya baru bisa menjawabnya secara pasti delapan bulan dari sekarang," kata putra kelahiran Makassar yang kini berusia 44 tahun itu.
Tetapi, Rizal yakin PDIP dan Golkar berpeluang mendukung dirinya. Menurutnya, Ketua Umum DPP Partai Golkar HM Jusuf Kalla belum pasti akan maju pada Pilpres 2009. Begitu pula dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.
Direktur Freedom Institute itu mengatakan jika JK tak lagi berpasangan dengan SBY, maka besar kemungkinan Partai Golkar akan lebih memilih memberi kesempatan kepada figur muda. Nah, Rizal akan memanfaatkan peluang tersebut.
Bagaimana dengan PDIP? Mantan konseptor pidato Megawati itu mengatakan, Mega masih akan melihat hasil survei terakhir Maret-April 2009 sebelum menentukan sikap. Jika ternyata elektibilitasnya tak memadai, besar kemungkinan Mega juga mundur.
Faktor kedekatan antara Rizal Mallarangeng dengan Megawati sangat mungkin membuat PDIP mengarahkan dukungannya kepada Rizal untuk maju sebagai capres. Selain PDIP dan Golkar, Rizal mengaku telah dipinang sejumlah partai, namun masih dirahasiakan.
Soal berbagai keraguan yang menyertai upayanya menjadi kandidat capres, Rizal memakluminya. Namun, katanya, untuk menilai apakah dirinya layak menjadi pemimpin nasional, dirinya siap berdebat dengan kandidat capres lainnya.
"Ada usulan debat 10-15 kali. Tetapi, bagi saya itu terlalu sedikit. Sebaiknya diadakan 33 kali, yakni dilakukan di setiap ibu kota provinsi di Indonesia karena banyak sekali permasalahan yang dihadapi bangsa ini," katanya.
Melalui debat itu, lanjutnya, kapasitas kandidat capres bisa diketahui. Dia juga mempersilahkan masyarakat menilai dirinya melalui life history atau track record-nya. Dia juga mengatakan tidak takut gagal di Pilpres 2009. Jika gagal, maka dia akan maju lagi pada 2014.
Mengaku Kalah Populer
MAKASSAR--Rizal Mallarangeng mengaku kalah populer dibanding kakaknya Alifian Mallarangeng. Hasil survei terakhir menyebutkan jubir presiden itu menjadi figur muda terpopuler. Keterkenalannya mencapai 80 persen. Dia dikenal oleh delapan dari 10 orang Indonesia.
Namun, Alifian memastikan tidak akan maju sebagai capres. Alasannya, dia tidak ingin mengkhianati atasannya Presiden SBY. Alifian memilih memberi restu kepada adiknya Rizal untuk maju sebagai capres. "Saya sedikit buka rahasia keluarga," kata Rizal.
Namun, berkat iklan yang dia sebut iklan Trilogi Harapan Baru, popularitas Rizal terus naik. Melalui tagline "if there is will, there is way", perlahan-lahan Rizal mulai dikenal di seluruh Indonesia. Kampanye tak hanya dilakukan melalui iklan tv, tetapi juga melalui situs www.youtube.com, tulisan di media massa, dan berbagai buku karyanya.
Iklan yang paling berkesan adalah yang dibuat di Banda Neira, tempat pengasingan tokoh pergerakan nasional seperti Dr Tjipto Mangunkusumo. Sejarah itu yang senantiasa memberi spirit bagi Rizal untuk mendobrak stagnasi kepemimpinan nasional.
Rizal mengaku maju demi regenerasi kepemimpinan nasional. Selama ini, pilihan kepemimpinan nasional masih berkutat pada tokoh senior. Mereka antara lain Gus Dur, Amien Rais, SBY, Jusuf Kalla, Megawati, Wiranto, dan Prabowo Subianto. (sap)
|